Tajwid Surat al baqarah ayat 54

Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 54

Ngajitajwid – Hukum tajwid surat Al baqarah ayat 54 yaitu ada idzhar syafawi, mad shilah qosiroh, ikhfa syafawi, qalqalah sugra dan mad layyin, ikhfa haqiqi, dan hukum tajwid yang lainnya yang akan kita bahas kali ini.

Al baqarah artinya adalah sapi betina, salah satu nama surat dalam Kitab Suci Al Quran urutan nomor ke 2 setelah surat Al fatihah, Al baqarah terdiri dari 286 ayat.

Untuk lebih memahami hukum bacaan tajwid apa saja yang ada didalam surat ini, silahkan simak dan pahami penjelasan dibawah ini.

Hukum Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 54

وَاِذْ قَالَ مُوْسٰى لِقَوْمِهٖ يٰقَوْمِ اِنَّكُمْ ظَلَمْتُمْ اَنْفُسَكُمْ بِاتِّخَاذِكُمُ الْعِجْلَ فَتُوْبُوْٓا اِلٰى بَارِىِٕكُمْ فَاقْتُلُوْٓا اَنْفُسَكُمْۗ ذٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ عِنْدَ بَارِىِٕكُمْۗ فَتَابَ عَلَيْكُمْ ۗ اِنَّهٗ هُوَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ

Berikut ini adalah bacaan dan hukum tajwid perkata dari ayat tersebut

Mad thabi’i

قَالَ مُوْسى

Ada dua bacaan mad thabi’i

Alasannya adalah karena ada huruf alif mati setelah fathah dan huruf wawu mati setelah dhammah.

Cara membacanya adalah dibaca panjang 1 alif atau dua harakat.

Mad ashli

مُوْسٰى

Alasannya adalah karena ada fathah berdiri di atas huruf lam

Cara membacanya adalah dibaca panjang 1 alif atau dua harakat.

Mad Layyin/ Mad lin

لِقَوْمِهٖ 

Alasannya adalah Karena ada huruf berharakat fathah bertemu ya mati

Adapun cara membacanya adalah dibaca khoir

Mad shilah qashirah

لِقَوْمِهٖ

Alasannya adalah karena ada Ha dhamir berharakat kasrah berdiri dan tidak bertemu dengan huruf mad

Cara membacanya adalah dibaca panjang 1 alif atau dua harakat.

Mad ashli dan Mad Layyin/ Mad lin

يٰقَوْمِ 

Alasannya adalah karena ada fathah berdiri di atas huruf lam

Cara membacanya adalah dibaca panjang 1 alif atau dua harakat.

Mad Layyin/ Mad lin

يٰقَوْمِ 

Alasannya adalah Karena ada huruf berharakat fathah bertemu ya mati

Adapun cara membacanya adalah dibaca khoir

Ghunnah

اِنَّكُمْ 

Alasannya adalah karena ada huruf nun yang ditasydid.

Cara membacanya adalah dibaca dengung dengan panjang dua sampai tiga harakat.

Idzhar syafawi

اِنَّكُمْ ظَلَمْتُمْ اَنْفُسَكُمْ

Ada tiga bacaan idzhar syafawi

Alasannya adalah karena ada huruf mim mati yang menghadapi huruf dho,huruf ta dan huruf alif.

Adapun cara membacanya adalah huruf mimnya dibaca dengan jelas/izhar di bibir dan mulut tertutup (tidak dengung).

Ikhfa haqiqi

اَنْفُسَكُمْ

Alasannya adalah karena ada nun mati yang bertemu dengan huruf fa.

Adapun cara membacanya adalah menyamarkan/samar-samar dengan dengung panjang satu setengah alif atau 3 harakat.

Ikhfa syafawi

اَنْفُسَكُمْ بِاتِّخَا

Alasannya adalah karena ada huruf mim mati bertemu dengan huruf ba.

Adapun cara membacanya adalah huruf mim harus dibunyikan samar-samar di bibir dan didengungkan panjang satu setengah alif atau 3 harakat.

Mad thabi’i

بِاتِّخَاذِكُمُ 

Alasannya adalah karena ada huruf alif mati setelah fathah yaitu setelah huruf kho.

Cara membacanya adalah dibaca panjang 1 alif atau dua harakat.

Alif lam Qamariyah

ذِكُمُ الْعِجْلَ

Alasannya adalah karena ada huruf alif lam mati yang bertemu dengan salah satu huruf qamariyah yaitu ‘ain.

Cara membacanya adalah al nya dibaca dengan jelas, ciri-ciri dari al qamariyah adalah biasanya ada sukun di atas huruf alif dan lam.

Qolqolah sughra

الْعِجْلَ

Alasannya adalah karena ada huruf jim yang mati/sukun di tengah kalimat.

Cara membacanya adalah memantulkan huruf qalqalah tapi tidak terlalu keras pantulannya atau qalqalahnya.

Mad thabi’i

فَتُوْبُوا

Alasannya adalah karena ada huruf wawu mati setelah dhammah yaitu setelah huruf ta.

Cara membacanya adalah dibaca panjang 1 alif atau dua harakat.

Mad Jaiz Munfasil

فَتُوْبُوْٓا اِلٰى

Alasannya adalah ada mad thabi’i yang menghadapi huruf hamzah atau alif namun pada lain kata.

Adapun cara membacanya adalah dibaca panjang 2 sampai 5 harakat.

Mad ashli

 اِلٰى 

Alasannya adalah karena ada fathah berdiri di atas huruf lam.

Adapun cara membacanya adalah dibaca panjang 1 alif atau dua harakat.

Mad thabi’i

بَارِىِٕكُمْ

Alasannya adalah karena ada huruf alif mati setelah fathah yaitu setelah huruf ba.

Cara membacanya adalah dibaca panjang 1 alif atau dua harakat.

Idzhar syafawi

بَارِىِٕكُمْ فَاقْتُلُوْٓا

Alasannya adalah karena ada huruf mim mati yang menghadapi huruf fa.

Adapun cara membacanya adalah huruf mimnya dibaca dengan jelas/izhar di bibir dan mulut tertutup (tidak dengung).

Qolqolah sughra

فَاقْتُلُوْٓا 

Alasannya adalah karena ada huruf qof yang mati/sukun di tengah kalimat.

Cara membacanya adalah memantulkan huruf qalqalah tapi tidak terlalu keras pantulannya atau qalqalahnya.

Mad Jaiz Munfasil

فَاقْتُلُوْٓا اَنْفُسَكُمْۗ

Alasannya adalah ada mad thabi’i yang menghadapi huruf hamzah atau alif namun pada lain kata.

Adapun cara membacanya adalah dibaca panjang 2 sampai 5 harakat.

Ikhfa haqiqi

اَنْفُسَكُمْ

Alasannya adalah karena ada nun mati yang bertemu dengan huruf fa.

Adapun cara membacanya adalah menyamarkan/samar-samar dengan dengung panjang satu setengah alif atau 3 harakat.

Mad ashli

 ذٰلِكُمْ

Alasannya adalah karena ada fathah berdiri di atas huruf lam.

Adapun cara membacanya adalah dibaca panjang 1 alif atau dua harakat.

Idzhar syafawi

ذٰلِكُمْ خَيْرٌ

Alasannya adalah karena ada huruf mim mati yang menghadapi huruf kho.

Adapun cara membacanya adalah huruf mimnya dibaca dengan jelas/izhar di bibir dan mulut tertutup (tidak dengung).

Mad Layyin/ Mad lin

خَيْرٌ 

Alasannya adalah karena ada huruf berharakat fathah bertemu dengan huruf ya mati

Adapun cara membacanya adalah dibaca Khoirun

Idgham Bilaghunnah

خَيْرٌ لَّكُمْ

Alasannya adalah karena ada tanwin dhammah yang bertemu dengan huruf lam.

Cara membacanya adalah memasukkan/meleburkan huruf nun mati kedalam huruf sesudahnya tanpa disertai dengung, jika bertemu dengan huruf lam atau ra.

Idzhar syafawi

لَّكُمْ عِنْدَ

Alasannya adalah karena ada huruf mim mati yang menghadapi huruf ‘ain.

Adapun cara membacanya adalah huruf mimnya dibaca dengan jelas/izhar di bibir dan mulut tertutup (tidak dengung).

Ikhfa haqiqi

عِنْدَ

Alasannya adalah karena ada nun mati yang bertemu dengan huruf dal.

Adapun cara membacanya adalah menyamarkan/samar-samar dengan dengung panjang satu setengah alif atau 3 harakat.

Mad thabi’i

بَارِىِٕكُمْ

Alasannya adalah karena ada huruf alif mati setelah fathah yaitu setelah huruf ba.

Cara membacanya adalah dibaca panjang 1 alif atau dua harakat.

Mad thabi’i

فَتَابَ

Alasannya adalah karena ada huruf alif mati setelah fathah yaitu setelah huruf ta.

Cara membacanya adalah dibaca panjang 1 alif atau dua harakat.

Mad Layyin/ Mad lin

عَلَيْكُمْ 

Alasannya adalah karena ada huruf berharakat fathah bertemu dengan huruf ya mati

Adapun cara membacanya adalah dibaca ‘alai kum

Ghunnah

اِنَّهٗ 

Alasannya adalah karena ada huruf nun yang ditasydid.

Cara membacanya adalah dibaca dengung dengan panjang dua sampai tiga harakat.

Mad shilah qashirah

اِنَّهٗ 

Alasannya adalah karena ada Ha dhamir berharakat dhommah terbalik dan tidak bertemu dengan huruf mad.

Cara membacanya adalah dibaca panjang 1 alif atau dua harakat.

Alif lam Syamsiah

هُوَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ

Ada dua bacaan Al Syamsiah

Alasannya adalah karena ada huruf alif lam mati yang bertemu dengan salah satu huruf syamsiah yaitu dzal, dan yang satunya huruf ra.

Cara membacanya adalah al nya dibaca langsung masuk ke huruf syamsiahnya. Ciri-ciri dari al syamsiah adalah biasanya ada tasydid di atas huruf syamsiahnya.

Mad thabi’i

التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ

Ada dua bacaan mad thabi’i

Alasannya adalah karena ada huruf alif mati setelah fathah yaitu setelah huruf wawu dan ya mati setelah harakat kasrah.

Cara membacanya adalah dibaca panjang 1 alif atau dua harakat.

Mad ‘arid lissukun

الرَّحِيْمُ

Alasannya adalah karena ada mad thabi’i menghadapi huruf yang hidup kemudian dibaca waqaf.

Adapun cara membacanya adalah dibaca panjang antara 2-6 harakat

Demikianlah hukum tajwid surat Al baqarah ayat 54, mohon koreksinya jika ada kesalahan di dalam penulisan dan hukum tajwid dari ayat tersebut, semoga tulisan ini bisa menambah pengetahuan dan memberi manfaat. Amiin.


Posted

in

,

by

Tags: